Skip to main content

Ini Dia Tiga Orang Penting Dalam Hubungan Laudya Cynthia Bella dan Engku Emran

Pertemuan antara Laudya Cynthia Bella dengan Engku Emran bukan sebuah ketidaksengajaan. Mereka diperkenalkan oleh tiga orang teman, semuanya berasal dari Malaysia.

Adalah Nora Danish dan suaminya, Nadim Sujak dan Niesa Khalil yang menjadi sosok penting dalam hubungan Bella dan Emran. Bella pun berterima kasih kepada mereka bertiga karena berkat ketiganya, ia menemukan jodohnya. Bella berterima kasih pada tiga mak comblangnya ©instagram/laudyacynthiabellaBella berterima kasih pada tiga mak comblangnya ©instagram/laudyacynthiabella


"Aku tidak bisa mendeskripsikan perasaanku saat ini. Aku hanya ingin berkata, betapa beruntungnya aku. Aku menemukan jodohku, Insya Allah sampai ke surga. Dan terima kasih Allah SWT, kamu mengirimkan dia lewat Sheillalaaaa-ku @noradanis dan ababaaaang @boss_ned. Terima kasih, (kalian) pasangan yang menyenangkan. Dan terima kasih juga pada kaka tuaku sayang @niesakhalil yang temenin aku waktu kencan pertama. Hahahaha, love you guys," tulis Bella.

Setelah acara pernikahan, Niesa Khalil memposting fotonya kala menemani Bella dan Emran waktu kencan pertama. Sementara itu Nora Danish yang sekarang juga berkarir di Indonesia, tak hentinya posting kebahagiaan Bella dan Emran pada momen pernikahan.

Niesa Khalil menemani Bella dan Emran waktu kencan pertama ©instagram/niesakhalilNiesa Khalil menemani Bella dan Emran waktu kencan pertama ©instagram/niesakhalil

Sebelumnya, Bella juga sempat posting kebersamaannya dengan Nora Danish dan Emran di Jakarta. Karena postingan Nora juga, rumor hubungan Bella dan Emran bisa dipastikan kebenarannya.

Kini Bella dan Emran sudah menikah, mereka menggelar akad pada Jumat (8/9) lalu di Kuala Lumpur. Apakah nantinya akan ada pesta resepsi di Jakarta? Hingga saat ini Bella masih belum bicara tentang kelanjutan acara pernikahannya dengan Emran.

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Pakar Soal Tak Ditemukannya Jasad Pawang Buaya dan Arjuna

Suprianto dan Arjuna tewas akibat diserang buaya di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kaltim pada Sabtu (16/9). Namun, dua hari setelah peristiwa itu jasad kedua korban belum ditemukan. Peneliti LIPI Hellen Kurniati menduga keduanya sudah habis dimakan buaya. Dugaan kedua, buaya itu meninggalkan jasad kedua korban itu setelah dilukai. "Bisa itu dimakan habis, saya cenderung itu dimakan habis. Karena biasanya kalau hanya patah-patah itu ditinggal sama dia (buaya)," kata Hellen kepada detikcom, Minggu (17/9/2017) malam. Hellen menyebut ada dua penyebab buaya menjadikan manusia sebagai mangsa. Salah satunya yakni berkurangnya makanan di wilayah yang ditempati buaya. Biasanya buaya yang kelaparan akan memakan manusia hingga habis. "Jadi pengalaman saya di NTT yang buayanya banyak makan orang, buaya memangsa manusia itu ada yang habis tapi ada yang hanya dipatah-patahkan, kalau yang dimangsa habis itu buaya itu lapar. Tapi kalau yang hanya dipatah-patahkan saja kemudian...

Cewek Pemalang Bikin Pemuda Asal Belanda Bertekuk Lutut, Begini Kisahnya

Seorang pemuda warga negara Belanda, Raymond Vellekop (28) rela datang ke Indonesia untuk melamar gadis pujaannya, Isti Khumairoh (27), warga Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Setelah datang ke rumah dan menemui orangtua si gadis, bule asal Rotterdam Belanda itu mantap menikah pada awal 2018 mendatang. Raymond juga telah disunat dan menjadi mualaf (masuk Islam) sesuai permintaan orang tua Isti. "Kami sudah mantap (menikah). Orangtua saya juga begitu. Kalau orangtua Raymond itu akan menuruti permintan anaknya, asalkan bahagia," kata Isti di rumahnya, Kamis (21/9/2017). Selama kenal dan berkomunikasi dengan Raymond, Isti juga kerap berkomunikasi dengan orang tua Raymond di Negeri Kincir Angin, baik melalui pesan ataupun video call. Ketertarikan mereka lantaran tetangga rumah keluarga Raymond di Belanda .. "Beruntung, saya pernah kursus Bahasa Inggris. Dan juga pernah jadi TKI di Singapura, jadi bisa berbicara (bahasa) Inggris," jela...