Skip to main content

Gemesin, Cakepnya Kang Daniel Salting Dipuji Xiumin di 'Dangerous Outside Blanket' 2017

"It's Dangerous Outside the Blanket" sudah menayangkan episode terbarunya pada Minggu (10/9). Kang Daniel Wanna One dan Xiumin EXO menempati kamar sama menjadi lebih akrab. Episode ini menampilkan para member menikmati waktu dengan bermain games seperti voli air, game VR serta Jenga. Xiumin ternyata kalah dua game Jenga sekaligus membuatnya harus keluar untuk membeli makan malam. Saat bersiap-siap akan pergi, Kang Daniel meminta ikut dengan alasan sayang pada Xiumin. "Aku menyukai 'Umin-hyung' jadi aku akan menemaninya pergi," ujar idol kelahiran 1996 tersebut.

Xiumin dan Kang Daniel mengobrol dan tertawa bersama di dalam mobil sepanjang perjalanan menuju restoran. Saat menunggu pesanan, Xiumin menggodanya dengan sengaja mencari nama "Kang Daniel" di Naver. Hal tersebut sukses membuat Daniel salah tingkah. "Apakah aku harus menonton penampilan terbarumu?" goda Xiumin. "Jangan nonton dong. Aku malu," jawab Daniel mencoba menghalangi pandangan Xiumin dari ponselnya sendiri.

Tak peduli, Xiumin terus melihat foto-foto Kang Daniel sambil mengomentarinya dengan pujian. "Kau keren sekali," puji Xiumin. "Jangan bilang begitu," sahut Daniel malu-malu. Xiumin lalu menemukan video berjudul "Lima Penampilan Terbaik Kang Daniel".


Saat melihat Xiumin asyik menonton sambil tersenyum, Kang Daniel justru menjadi semakin salah tingkah. Ia bahkan mencoba menutupi layar ponsel Xiumin dengan topinya. "Kau tidak perlu memberi kami sayuran, jadi tolong (siapkan pesanan kami) secepat mungkin," ujar Daniel pada pegawai restoran.

Sementara Xiumin masih asyik menikmati penampilan Kang Daniel. "Kau menunjukkan imej elegan dan seksi secara bersamaan," puji Xiumin lagi membuat Daniel terus malu-malu. (wk/kr)

Comments

Popular posts from this blog

Analisis Pakar Soal Tak Ditemukannya Jasad Pawang Buaya dan Arjuna

Suprianto dan Arjuna tewas akibat diserang buaya di Muara Jawa, Kutai Kartanegara, Kaltim pada Sabtu (16/9). Namun, dua hari setelah peristiwa itu jasad kedua korban belum ditemukan. Peneliti LIPI Hellen Kurniati menduga keduanya sudah habis dimakan buaya. Dugaan kedua, buaya itu meninggalkan jasad kedua korban itu setelah dilukai. "Bisa itu dimakan habis, saya cenderung itu dimakan habis. Karena biasanya kalau hanya patah-patah itu ditinggal sama dia (buaya)," kata Hellen kepada detikcom, Minggu (17/9/2017) malam. Hellen menyebut ada dua penyebab buaya menjadikan manusia sebagai mangsa. Salah satunya yakni berkurangnya makanan di wilayah yang ditempati buaya. Biasanya buaya yang kelaparan akan memakan manusia hingga habis. "Jadi pengalaman saya di NTT yang buayanya banyak makan orang, buaya memangsa manusia itu ada yang habis tapi ada yang hanya dipatah-patahkan, kalau yang dimangsa habis itu buaya itu lapar. Tapi kalau yang hanya dipatah-patahkan saja kemudian...

Cewek Pemalang Bikin Pemuda Asal Belanda Bertekuk Lutut, Begini Kisahnya

Seorang pemuda warga negara Belanda, Raymond Vellekop (28) rela datang ke Indonesia untuk melamar gadis pujaannya, Isti Khumairoh (27), warga Desa Pegiringan, Kecamatan Bantarbolang, Kabupaten Pemalang. Setelah datang ke rumah dan menemui orangtua si gadis, bule asal Rotterdam Belanda itu mantap menikah pada awal 2018 mendatang. Raymond juga telah disunat dan menjadi mualaf (masuk Islam) sesuai permintaan orang tua Isti. "Kami sudah mantap (menikah). Orangtua saya juga begitu. Kalau orangtua Raymond itu akan menuruti permintan anaknya, asalkan bahagia," kata Isti di rumahnya, Kamis (21/9/2017). Selama kenal dan berkomunikasi dengan Raymond, Isti juga kerap berkomunikasi dengan orang tua Raymond di Negeri Kincir Angin, baik melalui pesan ataupun video call. Ketertarikan mereka lantaran tetangga rumah keluarga Raymond di Belanda .. "Beruntung, saya pernah kursus Bahasa Inggris. Dan juga pernah jadi TKI di Singapura, jadi bisa berbicara (bahasa) Inggris," jela...